Desa Sodong, yang terletak di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, merupakan salah satu desa yang memiliki perpaduan unik antara tradisi pertanian yang kuat dan dinamika perkembangan wilayah urban yang pesat. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu sentra pertanian utama di Tigaraksa, sekaligus menjadi bagian integral dari perluasan pembangunan di sekitar ibu kota Kabupaten Tangerang.
Secara geografis, Desa Sodong diberkahi dengan lahan yang subur, menjadikannya lokasi ideal untuk berbagai aktivitas pertanian. Sejak dahulu kala, mayoritas penduduk Desa Sodong menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, dengan sawah-sawah membentang luas menjadi pemandangan dominan. Padi, jagung, dan berbagai jenis sayuran adalah komoditas utama yang dihasilkan oleh para petani setempat. Keberadaan irigasi yang memadai turut mendukung produktivitas pertanian di desa ini, memastikan pasokan air yang cukup untuk mengairi lahan-lahan pertanian sepanjang tahun.
Sistem pertanian tradisional yang diwariskan secara turun-temurun masih banyak diterapkan, meskipun modernisasi perlahan mulai merambah melalui penggunaan alat-alat pertanian yang lebih canggih. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, wajah Desa Sodong mulai bertransformasi. Posisinya yang strategis, berdekatan dengan pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, telah menjadikannya magnet bagi perkembangan infrastruktur dan permukiman.
Pembangunan jalan-jalan baru, perumahan-perumahan, dan fasilitas umum lainnya semakin marak, mengubah beberapa area persawahan menjadi kawasan permukiman modern. Perubahan ini membawa dampak signifikan, baik positif maupun negatif, bagi kehidupan masyarakat setempat. Pemerintah Desa Sodong sendiri aktif dalam merumuskan kebijakan yang mendukung kesejahteraan warganya. Berbagai program pembangunan desa, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, sanitasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, terus digalakkan. Kesenian dan kebudayaan lokal juga tetap dijaga dan dilestarikan melalui berbagai kegiatan komunitas, meskipun pengaruh budaya luar semakin mudah diakses.
Desa Sodong adalah cerminan dari dinamika perkembangan di wilayah penyangga ibu kota. Ia adalah saksi bisu bagaimana sebuah desa pertanian tradisional beradaptasi dengan laju modernisasi, mencoba mempertahankan akarnya sambil membuka diri terhadap peluang-peluang baru. Keindahan persawahan yang hijau berpadu dengan geliat pembangunan perumahan dan aktivitas ekonomi modern menciptakan lanskap yang unik dan menarik. Masa depan Desa Sodong akan sangat bergantung pada bagaimana masyarakatnya mampu menyeimbangkan kemajuan dengan kearifan lokal, menjaga identitasnya sebagai jantung pertanian Tigaraksa, seraya terus berkembang menjadi komunitas yang sejahtera dan mandiri.